JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bila pemerintah mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk mengurangi beban masyarakat dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Untuk mengurangi beban masyarakat akibat berbagai pembatasan mobilitas dan aktivitas sosial ekonomi, pemerintah tetap mendorong percepatan dalam penyaluran bantuan sosial, bansos untuk masyarakat,” kata Presiden Jokowi dalam kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Terdapat berbagai bansos yang telah dan akan terus disalurkan pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa. Selanjutnya, kata Presiden, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan untuk usaha mikro dan kecil seperti kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pemilik warung. Berikut beberapa fakta-fakta yang dikumpulkan Okezone tentang percepatan bantuan untuk masyarakat;
Baca Juga: 5 Fakta BLT UMKM Rp1,2 Juta Cair, Jangan Lupa Siapkan KTP
1. Menkeu Siapkan Rp 1,6 Triliun untuk Bansos Tunai
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyiapkan anggaran Rp6,1 triliun untuk memperpanjang program bantuan sosial tunai (BST).
2. Perpanjangan Tarif Listrik
Pemerintah memutuskan kembali memperpanjang diskon tarif listrik untuk golongan 450 VA dan 900 VA bersubsidi. Bantuan yang semula akan berakhir Juli diperpanjang karena pemerintah memberlakukan PPKM Darurat.
Baca Juga: Mau Dapat BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta, Ini Syaratnya
3. Dana Desa Diarahkan ke BLT
Dana Desa Tahun Anggaran 2021 diprioritaskan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam rangka membantu masyarakat miskin di desa yang terdampak Covid-19. BLT Desa diberikan kepada target penerima sekitar 8 juta keluarga miskin atau yang tidak mampu dengan besaran Rp300.000 per kelompok penerima perbulan dengan total proyeksi anggaran sebesar Rp28,8 triliun.
Kemudian BLT Desa juga bisa dibayarkan secara rapel triwulanan dan kebijakan baru ini kita akan sampaikan di bulan Juli ini sehingga dalam pelaksanaan PPKM Darurat masyarakat bisa mendapatkan terutama di desa tadi yang kelompok petani, pedagang, buruh, nelayan dan juga guru bisa mendapatkan bantuan yang tepat waktu pada bulan Juli ini,” jelas Menkeu.