Tren Bisnis Tanaman Hias yang Menguntungkan

Hafid Fuad, Jurnalis
Rabu 11 Agustus 2021 22:10 WIB
Tren Bisnis Tanaman Hias yang Menguntungkan (Foto: Kementan)
Share :

JAKARTA - Bisnis tanaman hias yang menguntungkan di tengah pandemi tidak pernah surut. Setelah dihebohkan dengan tanaman janda bolong, kini ada juga bisnis tanaman hias yang menguntungkan yakni membangun 'rumah tanaman' dengan menggunakan jaring.

Tujuannya sebagai alternatif pengganti green house yang akan menjaga kondisi optimal yang dibutuhkan tanaman.

Walaupun lebih murah dibandingkan green house namun membantu dalam menjaga suhu, kelembaban, intensitas cahaya, dan lainnya. Rumah tanaman ini dibutuhkan baik untuk yang berbisnis tanaman ataupun sekadar penghobi.

Baca Juga: Ubah Peradaban Pertanian, Mentan Buat Smartfren Green House

Salah satu pedagang tanaman adalah Muhammad Abie, pemilik brand @tanamanpaksuami di kawasan Tangerang Selatan. Menurut dia green house rumahan banyak muncul di perkotaan terutama di kalangan petani rumah.

Para penggila tanaman tersebut berangkat dari hobi lalu mempelajarinya. Tahap berikutnya mereka menyesuaikan koleksi tanaman dengan kondisi rumahnya.

Artinya, walaupun terbatas lahan sempit tapi direkayasa dan menghasilkan green house rumahan. Ada banyak manfaat menurutnya seperti untuk tujuan penyiraman.

Berikut tips bisnis tanaman hias yang menguntungkan dengan membangun rumah tanaman yang kekinian seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Rabu (11/8/2021).

Pertama, rumah tanaman bisa membuat lebih mudah dalam mengontrol pertumbuhan tanaman. Selain itu juga fungsinya dapat mencegah masuknya hama kutu dan menyerang tanaman yang bernilai tinggi.

Kedua, dengan lahan minim perkotaan dapat memudahkan. Karena bisa menggunakan rak dan pot tanaman disusun vertikal. Jadi bila sudah mengumpulkan hingga 500 tanaman maka sudah saatnya membangun rumah tanaman.

Ketiga, umumnya semua tanaman bisa ditaruh di rumah tanaman. Terlebih kebiasaan masyarakat kita yang masih mencampur tanaman harga murah dan harga mahal.

Keempat, lebih disarankan untuk membuat rumah tanaman di sisi atas rumah atau rooftop. Dengan pertimbangan sinar matahari lebih melimpah. Selain itu juga dapat menjaga keamanan tanaman yang bernilai tinggi.

Kelima, gunakan jaring plastik untuk sisi sampingnya. Sementara untuk atap pakai plastik UV untuk menahan sedikit sinar matahari. Lalu tambahkan lampu khusus memancing pertumbuhan tanaman. Sementara kipas untuk kontrol kelembaban udara. Tidak sedikit juga rumah tanaman yang dilengkapi CCTV demi melindungi tanaman berharga.

Keenam untuk modal masih terjangkau dengan perkiraan Rp2 juta untuk luas 3x3 m. Biaya terbesar untuk pembelian baja ringan.

Ketujuh jenis tanaman seperti Alokasia yang harga bibitnya Rp1,3 Juta disarankan masuk rumah tanaman karena butuh perawatan lebih. Ini membutuhkan media tanam yang cenderung kering. Saat tanaman sudah subur akan beresiko, terutama bila terkena hujan lebat. Dapat membuat busuk pada bonggolnya.

Kedelapan, tanaman yang masih kondisi lemah juga disarankan masuk rumah tanaman. Seperti tanaman impor ataupun yang sehabis dicacah juga butuh perlindungan.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya