JAKARTA - Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah tipis pada akhir pekan. Rupiah melemah seiring minimnya sentimen, baik dari global maupun domestik.
Rupiah ditutup melemah lima poin atau 0,03% ke posisi Rp14.388 per dolar dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.383 per dolar AS.
Baca Juga: Sambut Akhir Pekan, IHSG Ditutup Melemah Tips ke 6.139
"Rupiah pergerakannya kelihatannya tipis-tipis ya sama seperti emas, karena dolar AS-nya juga sudah tidak banyak sentimen setelah data tenaga kerja minggu lalu," kata Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia dilansir dari Antara, Jumat (13/8/2021).
Sepekan ini, lanjut Nikolas, setelah data AS yg sangat optimis, sentimen pasar sedikit didinginkan oleh laporan data inflasi bulanan AS yang sedikit mengalami perlambatan pertumbuhan.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Saham saat IHSG Menguat
Menurut Nikolas, hal itu sekaligus sedikit meredam harapan pasar terkait perubahan kebijakan moneter bank sentral AS, Federal Reserve (Fed) yang sebelumnya dipanaskan oleh data tenaga kerja.
"Dari domestik, kasus harian kemarin juga cukup baik, seperti menandakan tren penurunan kasus walau sekali sekali terjadi lonjakan. Meski demikian, ini tandanya PPKM mulai menunjukkan hasil positif. Ini bisa dianggap sentimen positif terhadap rupiah sendiri," ujar Nikolas.