Pengusaha Hotel Diminta Tak Obral Aset

Antara, Jurnalis
Selasa 24 Agustus 2021 07:31 WIB
Sandiaga Uno Minta Pengusaha Hotel Tak Obral Aset (Foto: Dokumentasi Kemenparekraf)
Share :

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengharapkan agar para pemilik hotel di Bali memikirkan ulang dan mengkaji dampak yang ditimbulkan karena telah menjual aset properti mereka ke market place.

“Jangan sampai para pengusaha dalam negeri justru menjadi pihak yang dirugikan karena melakukan obral aset. Akibatnya, lapangan pekerjaan di Indonesia akan berkurang,” ungkap Sandiaga dalam virtual Weekly Press Briefing di Jakarta, Senin (23/8/2021).

Baca Juga: Heboh Hotel Dijual Online, Pengusaha: Cash Flow Sudah Parah

 

Menparekraf menyebutkan bahwa Bali menjadi salah satu provinsi yang paling terdampak akibat pandemi COVID-19, karena sekitar 54 persen perekonomian Bali sangat bergantung pada sektor pariwisata.

Hal tersebut juga berdampak pada tingkat keterhunian atau okupansi hotel, sehingga pelaku industri hotel terpaksa menjual aset mereka.

Karena itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mencari solusi yang tepat agar dapat meringankan kesulitan yang dihadapi pelaku hotel, sehingga mereka tidak perlu menjual asetnya masing-masing.

Dia memaparkan, pihaknya telah mengajukan dana sebesar Rp300 miliar ke Komite Penanganan COVID-19 Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) untuk menggulirkan program dukungan akomodasi dan fasilitas pendukung lainnya bagi tenaga kesehatan.

Program ini dikatakan akan melibatkan sejumlah hotel sebagai fasilitas tenaga kesehatan.

“Semoga dalam waktu dekat bisa kita realisasikan,” tutur dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya