PP Presisi (PPRE) Raih Kontrak Baru Rp3,5 Triliun

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Rabu 08 September 2021 12:58 WIB
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)
Share :

Untuk mencapai target itu, Direktur Operasi. M Darwis Hamzah mengungkapkan, saat ini perseroan tengah melakukan beberapa proses tender maupun negosiasi, baik untuk proyek-proyek infrastruktur melalui APBN maupun proyek jasa tambang yang diantaranya berada di wilayah Sulawesi, Halmahera, Sumatera, dan Kalimantan. Salah satunya, sebagai jasa pertambangan (mining contractor) pada pertambangan nikel Morowali dan jasa pengembangan tambang (mining development) di Weda Bay Nickel.“Hal ini diharapkan dapat menambah kontribusi perolehan kontrak baru hingga Desember 2021 dengan jumlah yang cukup signifikan,” jelasnya.

Adapun sebelumnya, untuk memuluskan rencana tersebut, PP Presisi meraih fasilitas pinjaman non cash loan atau Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) dan cash loan trade dari Bank DKI dengan plafon sebesar Rp 200 miliar. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk modal kerja.

Direktur Keuangan PP Presisi Benny Pidakso menyebutkan, dana pinjaman tersebut akan menjadi alternatif fasilitas pembiayaan dan jaminan keamanan pembayaran sebagai kontraktor jasa pertambangan nikel.

“Lini bisnis jasa pertambangan sebagai salah satu mitigasi risiko bisnis konstruksi sekaligus sebagai sumber recurring income. Hal ini, mendorong Bank DKI memberikan fasilitas perbankan kepada PP Presisi,” tuturnya.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya