RI Tawarkan 3 Proyek Investasi di Bandara Kualanamu

Antara, Jurnalis
Jum'at 17 September 2021 11:08 WIB
RI tawarkan investasi Bandara Kualanamu (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kementerian Investasi menawarkan tiga proyek investasi di Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara. Ketiga proyek ditawarkan dalam kegiatan market sounding yang digelar secara daring.

Ketiganya adalah Airport City yang terdiri dari hotel, convention hall, lapangan golf & driving range, theme park, retail, dan rumah sakit; E–Commerce Center Warehouse; dan Integrated Commercial Area- Factory Outlet and MICE.

Baca Juga: Mau Investasi, Perusahaan Teknologi UEA Ketemu Menko Luhut

"Kami sangat mengapresiasi semangat PT Angkasa Pura Aviasi dalam melakukan sosialisasi peluang investasi yang dimilikinya di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini. Pelayanan infrastruktur bandara yang dapat meningkatkan iklim investasi sangat dibutuhkan, terutama pada kondisi bisnis bandara yang sedang turun," kata Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Nurul Ichwan dilansir dari Antara, Jumat (17/9/2021).

Menurut Nurul, pengelolaan infrastruktur transportasi udara dituntut untuk mampu berinovasi dalam pengembangan bisnis agar dapat terus memberikan pelayanan yang baik.

"Dengan ketiga proyek yang ditawarkan ini, kami yakin dapat mendukung pengelolaan bandara sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara maupun Indonesia," imbuhnya.

Baca Juga: Menko Luhut: Investasi Sektor Kesehatan Indonesia Menjanjikan

Nurul berharap pengelolaan bandara itu tidak hanya dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, namun juga dapat mewujudkan konsep bandara masa depan sebagai infrastruktur multimoda dan multifungsi yang dapat mendorong pengembangan kawasan di sekitarnya.

Direktur PT Angkasa Pura Aviasi Haris menyampaikan pihaknya saat ini dalam tahap mencari mitra strategis untuk menjadi rekan dalam mengelola dan mengembangkan Bandara Internasional Kualanamu.

Mitra strategis akan menjadi pemegang saham maksimal 49% di PT Angkasa Pura Aviasi, sementara sebesar 51% saham akan dikuasai Angkasa Pura II.

Haris meyakinkan bahwa model pengembangan bandara ini akan menguntungkan dan mengakselerasi peningkatan bisnis kebandarudaraan Indonesia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya