Kebut Pemulihan Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Ajak Civitas Unesa Dorong Transformasi Digital

Hafid Fuad, Jurnalis
Selasa 05 Oktober 2021 15:04 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Kemenparekraf)
Share :

JAKARTA - Percepatan pemulihan ekonomi nasional serta penciptaan lapangan kerja, transformasi digital harus dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno dalam SENIMA 6 & Call for Papers Jurusan Manajemen FEB Universitas Negeri Surabaya pada Selasa (5/10/2021).

Dalam seminar bertajuk 'Membangun ketahanan bisnis melalui inovasi dan digital enterpreneur di masa pemulihan ekonomi nasional' itu, Sandiaga Uno mengingatkan besarnya dampak pandemi covid-19.

"Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang sangat signifikan, memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan. Bukan hanya berjualan online, tapi juga menciptakan konten-konten produktif yang signifikan," ungkap Sandiaga Uno pada Selasa (5/10/2021).

Baca Juga: Persiapan Sandiaga Uno Sambut Turis Asing di Bali

Tak hanya itu, pandemi covid-19 diyakininya juga telah mengubah pola konsumsi masyarakat saat ini. Merujuk survei McKinsey, diketahui rata-rata konsumen berencana untuk tetap melanjutkan perilaku berbelanja online meskipun pandemi telah berakhir.

Selain itu, berbagai kegiatan masyarakat pun kini telah berubah. Walaupun DKI Jakarta kini dalam kondisi kondusif, masyarakat, termasuk dirinya lebih memilih untuk bekerja di rumah. Lewat digitalisasi, kegiatan menjadi lebih efisien dan efektif, pertemuan lewat virtual pun tetap berkualitas.

Baca Juga: Bertekad Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno Apresiasi Mahasiswa Poltekpar Palembang

"Jakarta sekarang dalam situasi yang sangat kondusif. Tapi hari ini saya memilih untuk tinggal di rumah, kenapa? Karena semua rapat-rapat dan kegiatan semuanya bisa dilakukan secara online," ungkap Sandiaga Uno.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya