Semester pertama 2021, SRTG membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp15,3 triliun atau membaik dibandingkan priode yang sama tahun lalu membukukan rugi bersih sebesar Rp2,1 triliun.
Presiden Direktur Saratoga, Michael Soeryadjaya pernah bilang, kinerja positif perusahaan-perusahaan portofolio investasi telah mendorong pertumbuhan nilai portofolio Saratoga. Kinerja perusahaan portofolio investasi tersebut juga diikuti dengan pembayaran dividen yang konsisten sehingga turut memperkuat fundamental Saratoga.
”Nilai saham yang meningkat dari perusahaan portofolio investasi telah menjadikan NAV Saratoga tumbuh positif di semester I-2021. Kami bersyukur bahwa perusahaan portofolio investasi Saratoga mampu menjaga pertumbuhan bisnisnya," ujarnya.
Selain itu, perseroan juga mencatatkan nilai aset bersih atau net asset value (NAV) senilai Rp 46,5 triliun hingga semester I-2021, meningkat dibandingkan NAV pada akhir tahun 2020 yang mencapai Rp31,7 triliun.
(Taufik Fajar)