Harga Timah Tembus USD39.800 per Metrik Ton, Naik 18%

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Jum'at 22 Oktober 2021 13:49 WIB
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Harga timah di pasar fisik timah Murni Batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ)/Jakarta Futures Exchange (JFX), pada tanggal 19 Oktober 2021 mencapai harga yaitu USD39.800 per metrik ton. Harga ini merupakan harga tertinggi sejak Timah Murni Batangan mulai diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta.

Selama bulan Oktober 2021, harga timah murni batangan di Bursa Berjangka Jakarta telah mengalami peningkatan sebesar 18,2%, dimana diawal perdagangan tanggal 1 Oktober 2021, harga yang terjadi sebesar USD33.670 per metrik ton. 

Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta/ Jakarta Futures Exchange Stephanus Paulus Lumintang mengatakan, terjadinya kenaikan harga di pasar fisik timah murni batangan ini menunjukkan bahwa ada kenaikan permintaan pasar, khususnya untuk ekspor.

Baca Juga: Emiten Perbankan Ramai-Ramai Gelar Aksi Korporasi, Investor Harus Apa?

Harga yang terjadi di Bursa Berjangka Jakarta ini adalah harga pasar yang terbentuk atas dasar permintaan dan penawaran yang terjadi secara murni.

“Terciptanya harga tertinggi ini tentunya merupakan angin segar bagi ekosistem pasar fisik timah murni batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta. Selain itu, pergerakan ekonomi global yang mulai tumbuh, tentunya juga memberikan stimulus terhadap terjadinya kenaikan transaksi ini,” ungkapnya, Jumat (22/10/2021).

Pasar Fisik Timah Murni Batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta, merupakan perdagangan timah produksi PT Timah Tbk, dan khusus untuk kegiatan ekspor. Sampai dengan Kuartal III tahun 2021, transaksi pasar fisik timah murni  batangan di Bursa Berjangka Jakarta mencapai 672 Lot dalam 30.108 metrik Ton, dengan total nilai transaksi mencapai USD892,2 Juta, atau lebih dari Rp 12,6 triliun.

Baca Juga: Meleset dari Target, Pratama Widya Pangkas Kontrak Jadi Rp252 Miliar

Sebagai catatan, pasar fisik timah murni batangan untuk ekspor di Bursa Berjangka Jakarta mulai diperdagangkan sejak pertengahan tahun 2019 yang lalu. Sedangkan untuk Pasar Fisik timah dalam negeri baru mulai berjakan sejak Maret 2021.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya