Wall Street Anjlok, 3 Indeks Utama Merugi

Anggie Ariesta, Jurnalis
Kamis 11 November 2021 06:18 WIB
wall Street Menurun. (Foto: Okezone.com/Reuters)
Share :

JAKARTA - Bursa saham AS, Wall Street melemah pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat. Hal tersebut karena melonjaknya harga konsumen sehingga menahan selera risiko investor dan memicu kekhawatiran gelombang inflasi.

Ketiga indeks saham utama AS jatuh, memperpanjang kerugian sepanjang perdagangan dan menambah aksi jual pada hari sebelumnya yang menghentikan delapan sesi penutupan tertinggi sepanjang masa S&P 500 dan Nasdaq.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 240,04 poin, atau 0,66%, menjadi 36.079,94, S&P 500 turun38,54 poin, atau 0,82%, menjadi 4.646,71 dan Nasdaq Composite turun 263,84 poin, atau 1,66%, menjadi 15.622,71.

Baca Juga: Wall Street Akhirnya Turun setelah Berhari-hari Cetak Rekor

Dari 11 sektor utama di S&P 500, delapan ditutup merah, dengan energi menderita persentase kerugian terbesar. Utilitas memimpin pemenang.

Saham teknologi menjadi yang terberat di indeks S&P 500, dengan megacaps Apple Inc dan Microsoft Corp di antara hambatan terbesar.

“Tidak mengherankan bahwa setelah apa yang benar-benar merupakan perjalanan bersejarah bagi pasar untuk mengambil jeda," kata Analis Strategi Investasi Baird di Louisville, Ross Mayfield, dilansir dari Reuters, Kamis (11/11/2021).

“Tapi kami pikir ada cukup banyak penarik menuju akhir tahun untuk menggerakkan pasar lebih tinggi,” imbuhnya.

Baca Juga: UU Infrastruktur AS Disahkan, Wall Street Melesat

Sedangkan Indeks harga konsumen (CPI) Departemen Tenaga Kerja, memberikan lonjakan lebih panas dari perkiraan sebesar 0,9% dan kenaikan tahun-ke-tahun tercepat dalam 31 tahun.

Laporan tersebut mengisyaratkan bahwa rantai pasokan global yang terus-menerus kusut dapat mengakibatkan gelombang inflasi saat ini membutuhkan waktu lebih lama untuk mereda daripada yang diharapkan banyak orang - termasuk Federal Reserve AS.

"Kisah inflasi benar-benar pendorong yang mendorong segala sesuatu," tambah Mayfield. “Ini akan mempengaruhi kebijakan Fed dan kebijakan fiskal, itu adalah pendorong suku bunga. Sulit untuk membicarakan apa pun selain inflasi."

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya