JAKARTA - Nilai tukar Rupiah hari ini melemah terhadap Dolar Amerika Serikat pada perdagangan awal pekan.
Pantauan di pasar spot Bloomberg hingga pukul 09:10 WIB, mata uang Garuda turun 26 poin atau 0,18% pada level Rp14.381 per dolar AS.
Selain Rupiah, sebagian besar mata uang negara Asia terpantau bergerak menurun terhadap USD, ketika indeks Dolar AS mengguat 0,10% di level USD96,66.
Baca Juga: Rupiah Tekan Dolar AS ke Rp14.355, Investor Soroti Kebijakan The Fed
Dolar Hong Kong turun 0,01% di 7,8035, Yen Jepang naik 0,08% di 113,58, dan Ringgit Malaysia anjlok 0,26% di 4,2280.
Dolar Taiwan merosot 0,10% di 27,855, Baht Thailand melemah 0,54% di 33,500, Peso Filipina terpuruk 0,21% di 49,975, dan Won Korea Selatan tertekan 0,13% di 1.189,30.
Yuan China longsor 0,05% di 6,3779, sementara sisannya juga menurun seperti Dolar Singapura turun 0,03% di 1,3675, dan Dolar Australia anjlok 0,07% di 0,7119.
Baca Juga: Gubernur BI Ungkap Biang Kerok Penyebab Rupiah Melemah
Sentimen pasar uang pagi ini datang dari indeks Dolar yang cukup cemerlang merespons Federal Reserve yang mengisyaratkan kenaikan suku bunga era pandemi pertama kali bisa terjadi pada awal Maret 2022.