Tak ketinggalan, Mega juga menyinggung soal gaji lembur di kota ini. Sebagai negara yang menghargai waktu, tenaga lembur pun dibayar lebih mahal. Jika seseorang memiliki gaji pokok USD15 per jam, gaji lembur per jamnya adalah USD22,5.
“Di sini waktu itu dihargain banget, deh, pokoknya. Jadi, kalau kamu dapet OT (overtime/lembur), di sini itu hitungannya 1,5 kali gaji per jamnya,” kata dia.
Namun, ada pula pekerjaan yang gaji pokoknya di bawah USD15 per jam dan dinyatakan legal oleh Pemerintah setempat. Hal ini biasanya berlaku untuk pekerjaan pramusaji di suatu tempat makan. Dikatakan legal karena mereka boleh menerima uang tip dari pelanggan yang mereka layani.
“Tips di New York itu bisa sampai 30% dari total kamu makan. Nah tips itulah khusus untuk waiter,” ungkapnya.
Namun, jika uang tips yang mereka dapatkan lebih rendah dari jumlah upah minimum, tempat kerja harus memberikan tambahan upah. Intinya, pramusaji harus digaji sama dengan jumlah UMR.
(Taufik Fajar)