Iriawan mengestimasi kontribusi volume dari FC ini sebesar 3 juta metrik ton dengan nilai pendapatan kotor sekitar USD4 juta per tahun.
"Selanjutnya, FC tersebut akan langsung dimanfaatkan untuk kontrak jangka panjang atau Contract of Affreightment dengan salah satu pelanggan utama perseroan, PT Indexim Coalindo, untuk pengangkutan batubara selama dua tahun,” katanya.
(Taufik Fajar)