Ketiganya adalah Badan Layanan Umum (BLU) dan BUMN penerima PMN/investasi pemerintah sebagai bagian dari APBN yang disalurkan Kementerian Keuangan guna mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk JTTS.
PMN/investasi pemerintah tersebut digunakan untuk pendanaan pengadaan lahan oleh LMAN dan pelaksanaan konstruksi oleh BUMN PT Hutama Karya (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero), Tbk.
LMAN mendapatkan mandat alokasi investasi pemerintah Rp28,84 triliun pada 2022 untuk pendanaan pengadaan lahan berbagai infrastruktur PSN dengan Rp24,088 triliun di antaranya untuk pendanaan pengadaan lahan sektor jalan tol termasuk JTTS.
“Penandatanganan LoC diharapkan dapat menjadi testimoni sekaligus komitmen untuk menjalankan tugas negara dan menggunakan uang negara seefisien mungkin,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Sri Mulyani menekankan pemanfaatan APBN menjunjung tinggi tata kelola dan integritas sehingga dapat menjadi instrumen untuk menggerakkan roda perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)