Banyak Kantor 'Hantu' Imbas Pandemi Covid-19

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Jum'at 04 Februari 2022 20:14 WIB
Properti Sektor Perkantoran Semakin Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Real Estate Indonesia (REI) mengungkapkan bahwa sektor perkantoran mengalami banyak tekanan. Bahkan sebelum adanya pandemi, performa sektor properti perkantoran sudah mengalami penurunan.

Wakil Ketua Umum DPP REI Ikang Fawzi mengatakan, penurunan properti sektor perkantoran disebabkan supply yang tinggi, namun demand lemah untuk serapan di pasar. Di samping itu, adanya PPKM yang membuat para pekerjanya mudah melakukan aktivitas pekerjaan dari rumah berkat perangkat teknologi yang memadai.

Baca Juga: Tren Perkantoran ke Depan Akan Ada 3 Tipe, Apa Saja?

"Jadi supplynya meningkat terus, demand nya tetap, itu yang mungkin terjadinya kurangnya okupansi perkantoran," ujarnya kepada MNC Portal, Jumat (4/2/2022).

Di samping kondisi Covid-19 dan tingginya supply dari gedung perkantoran juga menciptakan persaingan ketat di pasar properti khususnya sektor perkantoran.

Baca Juga: Efek WFH, Perusahaan Perkecil Luas Kantor hingga 30%

"Hal itu praktis membuat pasar perkantoran juga bersaing, saling memberikan harga yang menarik, di samping itu keterbatasan akses, seperti ganjil-genap, itu berpengaruh juga," sambung Ikang Fawzi.

Ke depannya, Ikang Fawzi menyebut sektor perkantoran ini akan sulit untuk berkembang. Sebab sebelum datangnya pandemi pun sektor perkantoran memang sedang dalam tren penurunan.

Munculnya industri baru yang minim ruang kantor juga akan menjadi tantangan industri properti ke depan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya