Presiden Komisaris Maybank Indonesia (BNII) Mengundurkan Diri

Anggie Ariesta, Jurnalis
Sabtu 05 Februari 2022 11:14 WIB
Presiden Komisaris Maybank Indonesia mengundurkan diri (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Presiden Komisaris PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) Dato Sri Abdul Farid Alias mengundurkan diri. Permohonan pengunduran diri Dato Sri dari posisinya diajukan pada 31 Januari 2022.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Sabtu (5/2/2022), Bank Maybank Indonesia akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memutuskan permohonan pengunduran diri tersebut dalam jangka waktu 90 hari sejak diterimanya surat pengunduran diri tersebut. Perseroan tidak menyampaikan rinci alasan pengunduran diri tersebut.

Mengutip laman Maybank, Dato Sri Abdul Farid Alias diangkat sebagai Presiden Komisaris PT Bank Maybank Indonesia Tbk sejak 31 Maret 2017, dan mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 4 Desember 2017.

Sebelumnya Dato Sri Abdul Farid Alias menjabat sebagai Komisaris sejak 2013. Ia memulai karier di Grup Maybank di Aseambanker (1992-1994) setelah lulus dari Pennsylvania State University, Amerika 1991 dengan gelar sarjana akuntansi.

Dato Sri Abdul Farid Alias mendapatkan gelar MBA di bidang Financial dari University of Denver, Amerika pada 1991. Dato Sri Abdul Farid Alias juga telah menyelesaikan program Harvard Business School’s Advanced Management pada awal tahun ini.

Adapun Dato Sri Abdul Farid Alias kemudian memperluas karier di investment banking dan capital market di lembaga multinasional seperti Schroders (1994-1995) dan JP Morgan (1997-2005), serta Malaysian International Merchant Bankers dan Khazanah Nasional Berhad, dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Investasi dari 2005 hingga 2008.

Sewaktu di Khazanah Nasional Berhad, Dato Sri Abdul Farid Alias menjabat di beberapa perusahaan publik seperti PLUS Expressway Berhad, UEM World Berhad, dan UEM Builders Berhad (2005-2008).

Sejak bergabung dengan Maybank pada 1 Januari 2009, dia menjabat Head of International Business dan kemudian menjadi Wakil Presiden dan Head, Global Banking (sebelumnya dikenal sebagai Global Wholesale Banking). Dato Sri Abdul Farid Alias menjabat sebagai Group President and Chief Executive Officer Maybank sejak Agustus 2013.

Berdasarkan data Bursa, saham BNII dimiliki oleh Sorak Financial Holdings Pte Ltd sebanyak 45,02%, UBS AG London sebanyak 18,31%, Maybank Offshore Corporate Services sebanyak 33,96% dan publik sebanyak 2,71%.

Pada perdagangan Jumat (4/2/2022), saham BNII ditutup di Rp308 per saham, menguat Rp2 atau 0,65% sedangkan penutupan perdagangan Kamis, 3 Februari 2022, yaitu di Rp306 per saham.

Total frekuensi perdagangan 321 kali dan volume perdagangan 20.733. Nilai transaksi harian Rp637,2 juta. Kapitalisasi saham BNII tercatat sebesar Rp75,36 miliar.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya