Kemudian pada pertumbuhan ekonomi harus bisa menciptakan lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan dan menciptakan pembangunan serta kesejahteraan bagi masyarakat yang lebih merata.
Diharapkan tidak mengakibatkan kesenjangan yang semakin lebar antara masyarakat miskin dan kaya.
BACA JUGA:Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp14.392 Hari Ini
Lalu, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, hal itu karena investor sekarang menunggu data inflasi AS terbaru.
Di mana mereka dapat menawarkan petunjuk lebih lanjut tentang garis waktu Federal Reserve untuk pengetatan kebijakan moneter.
"Data AS, yang mencakup indeks harga konsumen, akan dirilis hari ini, dan Gubernur Bank of England Andrew juga akan berbicara di kemudian hari," tulis Ibrahim dalam risetnya, Kamis (10/2/2022).
Pedagang berjangka dana Fed sudah memperkirakan lebih dari lima kenaikan suku bunga 25 basis poin pada Desember 2022, dengan peluang 27% bahwa kenaikan pertama di bulan Maret akan menjadi 50 basis poin.