Anggota DPR Minta Proyek Blok Migas Ini Dihentikan, Enggak Ada Sumur Baru?

Athika Rahma, Jurnalis
Senin 14 Februari 2022 19:21 WIB
Rencana Alih Kelola Blok Migas CPP. (Foto: Okezone.com/SKK Migas)
Share :

Sementara itu, Direktur Utama PT BSP Iskandar menyebutkan, dengan adanya alih kelola blok ini, pihaknya memproyeksi peningkatan produksi hingga 50 ribu barel minyak.

"Ini adalah janji kami saat penandatanganan perpanjangan proposal. Jika eksplorasi kami berhasil, high casenya bisa mencapai 50 ribu barel. Untuk low casenya sekitar 20 ribu barel," ujar Iskandar.

Iskandar melanjutkan, kontrak BOB pada blok CPP ini dilakukan sejak tahun 2022. Setelah kontrak berakhir pada Agustus 2022, PT BSP ditunjuk mengelola blok tersebut secara penuh hingga 2042 dengan skema gross split dan komitmen kerja pasti mencapai USD 130,4 juta.

Penandatanganan perpanjangan kontrak hingga 2042 ini sudah dilakukan oleh Menteri ESDM pada 29 November 2018. Dengan demikian, PT BSP kembali melanjutkan bisnisnya di blok ini selama 20 tahun ke depan.

Tahun ini, PT BSP membidik pengeboran 15 sumur pengembangan dan eksplorasi serta 1 sumur eksploitasi. Perusahaan juga sudah menggelontorkan sejumlah anggaran untuk kepentingan tersebut.

"Ini kami akan berusaha dengan sebaik mungkin agar produksi meningkat," ujar Iskandar. 

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya