7 Fakta Kisah Sukses Bos Bajaj Semasa Hidup, Tinggalkan Harta Rp117,2 Triliun

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis
Senin 21 Februari 2022 05:26 WIB
Kisah sukses Rahul Bajaj (Foto: Forbes)
Share :

JAKARTA - Bos Bajaj meninggal dunia. Ketua emeritus Grup Bajaj dan anggota tertua dari klan Bajaj Rahul Bajaj meninggal pada 12 Februari 2022 di usia ke-83 tahun, di kota Pune.

Dia meninggal setelag mengalami sakit selama beberapa waktu. Rahul merupakan pembawa obor warisan keluarga yang memperjuangkan penciptaan India baru.

Berikut adalah fakta kisah sukses Rahul Bajaj yang dirangkum Okezone, Senin (21/2/2022).

1. Kisah pendirian Grup Bajaj

Rahul dalah cucu dari pendiri grup Bajaj, Jamnalal Bajaj. Dia mendirikan grup Bajaj tersebut pada tahun 1926.

Jamnalal menemukan seorang mentor di Mahatma Gandhi, bergabung dengan gerakan kebebasan dan menjalankan bisnisnya pada nilai-nilai Gandhi dengan fokus pada kualitas.

Putra tertua Jamnalal, Kamalnayan, mengambil alih pada tahun 1942 dan berkembang menjadi manufaktur, terutama skuter.

Adik Kamalnayan, Ramkrishna, mengambil alih kepemimpinan pada tahun 1972 hingga kematiannya pada tahun 1994, ketika tongkat estafet diserahkan kepada Rahul.

2. Sukses Dipimpin Rahul

Di bawah Rahul Bajaj, grup ini tumbuh menjadi konglomerat dengan 40 perusahaan di sektor-sektor seperti kendaraan roda dua, jasa keuangan, dan peralatan listrik.

3. Kekayaan Rahul Bajaj

Dia bergabung dengan peringkat miliarder untuk pertama kalinya pada tahun 2007 dengan kekayaan bersih USD1,1 miliar atau setara Rp15,7 triliun (kurs Rp14.300 per USD).

Pada saat kematiannya, kekayaan Bajaj bernilai sekitar USD8,2 miliar atau setara Rp117,2 triliun. Dengan kekayaannya tersebut, dia berada di peringkat ke-302 di dunia, menurut peringkat miliarder real-time Forbes.

4. Mendapat pemakaman kenegaraan

Rahul yang blak-blakan ini tidak pernah ragu-ragu untuk berbicara kebenaran kepada kekuasaan. Maka dia akan diberikan pemakaman kenegaraan oleh negara asalnya, Maharashtra.

5. Ucapan dari Presiden

Dalam pesan belasungkawa, Presiden India Ram Nath Kovind mengatakan, bahwa karir Bajaj mencerminkan kebangkitan dan kekuatan bawaan dari sektor korporasi bangsa.

Sementara Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan, Bajaj sangat bersemangat tentang pelayanan masyarakat dan merupakan pembicara yang hebat.

6. Penghargaan Rahul Bajaj

Bajaj dianugerahi Padma Bhushan, salah satu penghargaan sipil tertinggi di negara itu.

Dia adalah mantan anggota Rajya Sabha, majelis tinggi parlemen India.

Sebagai anggota aktif dari Konfederasi Industri India, ia menjadi suara bisnis India.

Selama bertahun-tahun, Bajaj selalu hadir di pertemuan Davos Forum Ekonomi Dunia setiap tahun dan sering mengatakan dengan bangga bahwa dia tidak melewatkan satu pun.

7. Pendidikan Rahul

Rahul Bajaj belajar ekonomi dan hukum sebelum pergi ke Universitas Harvard untuk studi MBA.

Dia bergabung dengan bisnis keluarga sekembalinya dan mengambil alih Bajaj Auto pada tahun 1970.

Bajaj menyerahkan operasi pada tahun 2005 kepada dua putranya Rajiv, yang menjalankan Bajaj Auto, dan Sanjiv yang lebih muda, yang bertanggung jawab atas unit layanan keuangan.

Yang terakhir termasuk kemitraan jangka panjang dengan raksasa asuransi Jerman Allianz Group.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya