Telan Biaya Rp84 Miliar, PLN Bikin Listrik Tanpa Padam di Labuan Bajo

Athika Rahma, Jurnalis
Selasa 22 Februari 2022 15:33 WIB
PLN (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - PT PLN (Persero) menerapkan proyek percontohan layanan listrik tanpa padam atau zero down time (ZDT) di kawasan Wisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Menurut Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, penerapan layanan ZDT merupakan bentuk layanan premium dari PLN untuk mendukung program pemerintah yang menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas.

"Layanan ini juga disiapkan untuk menyambut para peserta KTT G20 pada 2022 dan ASEAN Summit di tahun 2023 nanti. Labuan Bajo telah dipastikan menjadi salah satu site visit peserta dalam pelaksanaan KTT G20. PLN diamanahi pemerintah untuk mengawal kesuksesan acara tersebut," kata Darmawan dalam keterangannya, Selasa (22/2/2022).

Pelanggan pertama yang mendapatkan layanan ZDT adalah Hotel Sylvia. Nantinya, pelanggan akan menikmati layanan penyaluran tenaga listrik dengan status terbaik dan terhandal dibandingkan dengan yang sudah ada.

"Dengan pelayanan listrik yang andal tanpa kedip di Labuan Bajo ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan negara-negara yang berkunjung terhadap kualitas pasokan listrik di Indonesia pada umumnya," kata dia.

Terkait keunggulan layanan ZDT, lanjut Darmawan, pelanggan juga mendapatkan prioritas menyala ketika terjadi gangguan pembangkit atau jaringan meluas. Selain itu, tidak ada pengurangan daya jika terjadi defisit daya pada sistem.

Keunggulan lainnya adalah layanan privat dan cepat dari petugas khusus PLN di unit setempat, serta meningkatkan nilai tambah dalam persaingan bisnis hotel.

"Dalam program layanan ZDT di Labuan Bajo ini terdapat 12 pelanggan eksisting yang akan migrasi ke layanan ZDT, Hotel Sylvia dengan Tarif B3 daya 555 KVA adalah salah satu dari 12 pelanggan yang sudah komit untuk beralih ke Layanan ZDT," ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya