Hal senada juga diungkapkan pedagang lainnya, Selasih mengakui stok minyak goreng memang masih tersedia cukup, namun pembeliannya harus belanja produk lainnya karena kulakannya juga dipaket dengan produk lainnya.
Salah satunya, kata dia, minyak goreng yang tersedia dipaket dengan produk minuman energi, serta ada yang dipaket dengan minyak fisioterapi.
"Kalaupun dibeli tanpa menyertakan produk paketannya, tentu harga jualnya tidak bisa sesuai HET karena saya menanggung biaya belanja produk lain yang tidak banyak peminatnya," ujarnya.
Ia berharap pemerintah memperbanyak stok minyak goreng dengan HET, sehingga tidak ada kekhawatiran masyarakat maupun pedagang di pasar tradisional ketika stok minyak goreng memang tersedia cukup.
(Taufik Fajar)