"Sekali lagi masyarakat tidak perlu khawatir akan dirugikan, karena dengan mempekerjakan jasa penunjang berizin, ini akan ditanggung semua oleh baik instalatir ataupun lembaga inspeksi teknis jika terdapat kesalahan dari pihak mereka," katanya.
Menurutnya, masyarakat menengah atas sudah lebih menyadari, namun karena kondisi yang beragam membuat Kementerian ESDM bekerja sama dengan layanan satu pintu PLN.
BACA JUGA:PLN Siap Sambut Investor di Kawasan Industri Kendal
Hal itu untuk lebih menggaet masyarakat dengan aplikasi ListrikKu yang sistemnya seperti GoPay.
Di samping itu, dengan adanya integrasi, masyarakat tinggal ke website Si Ujang Gatrik untuk perizinan hingga memasang listrik yang aman.
"Sampe hari ini saja sudah 580 ribu instalasi listrik yang sudah terpasang di Ujang Gatrik, tapi masih banyak sekali instalasi yang sudah berumur 15 tahun keatas untuk mencegah kebakaran," bebernya.
(Zuhirna Wulan Dilla)