6 Fakta Harga Pertamax Layak Dinaikkan, Orang Kaya Malu 'Minum' Pertalite

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis
Minggu 20 Maret 2022 04:42 WIB
Harga BBM Pertalite layak dinaikkan (Foto: Koran Sindo)
Share :

 JAKARTA – Pertamina menaikkan harga BBM non subsidi sejak 3 Maret 2022. Harga BBM naik menyesuaikan harga minyak dunia yang kian melambung, mencapai lebih dari USD 100 per barel.

Kenaikan harga BBM jenis ini diramal tidak berdampak pada daya beli masyarakat, karena BBM non subsidi bersifat segmented dan konsumsinya tidak lebih dari 5% secara nasional.

"Saya kira ini tidak begitu berdampak karena ini kan penggunanya menengah ke atas, dari sisi keuangan mampu. Konsumsinya juga sedikit sekali jadi nggak akan terlalu berpengaruh, kecuali yang dinaikkan Pertalite dengan konsumsi 47%, itu mungkin berdampak," ujar Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan dalam IDX Channel Market Review.

Berikut fakta menarik orang kaya banyak pakai BBM non subsidi yang dirangkum di Jakarta, Minggu (20/3/2022).

1. Layak Dinaikkan

Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Pertamina Dex wajar dinaikkan. Hal ini seiring perkembangan harga minyak global yang mengalami tren kenaikan.

Apalagi pengguna BBM nonsubsidi, mulai dari Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex adalah kelompok menengah atas yang mengonsumsi BBM berkualitas dan ramah lingkungan.

Research Director Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan, kenaikan harga BBM nonsubsidi juga tidak mengganggu daya beli masyarakat. Penyesuaian harga BBM berkualitas yang ramah terhadap lingkungan itu juga tidak banyak berdampak pada indikator ekonomi makro.

“Harga Pertamax idealnya naik sesuai harga keekonomiannya,” kata Pieter, dikutip dari Antara.

2. Pertamina Dua Kali Menaikkan Harga

Tahun ini, Pertamina diketahui telah dua kali menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Pertamax Dex, dan Dexlite, untuk menyesuaikan kenaikan harga minyak dunia yang mencapai lebih dari USD100 per barel.

Namun, Pertamina belum menaikkan harga Pertamax. Bahkan sejak lebih dari tiga tahun terakhir harga Pertamax tidak naik.

Menurut Piter, harga BBM jenis Pertamax, sama seperti Pertamax Turbo dan Pertamina Dex tidak disubsidi pemerintah sangat wajar harganya disesuaikan. Apalagi harga Pertamax yang saat ini dijual Rp9.000 per liter, jauh lebih murah dibandingkan produk RON 92 lainnya dari pesaing yang dijual dikisaran Rp12 ribuan per liter.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya