JAKARTA - Indonesia merupakan salah satu negara eksportir minyak sawit (CPO/Crude Palm Oil). Melansir Statistik Kelapa Sawit Indonesia 2020 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), produksi minyak sawit Indonesia sebagian di ekspor ke luar negeri dan sisanya dipasarkan untuk kebutuhan dalam negeri.
Pada 2020, India, Spanyol, Malaysia, Italia, dan Kenya merupakan negara pengimpor CPO Indonesia. Total ekspor CPO ke India, Spanyol, Malaysia, Italia serta Kenya mencapai 86,68%.
Baca Juga: Kemendag Buka Suara soal Tersangka Mafia Minyak Goreng
Negara tujuan ekspor minyak sawit terbesar Indonesia adalah India. India mempunyai volume ekspor 4,39 juta ton atau 61,23% dari total volume ekspor CPO Indonesia dengan nilai USD2,87 miliar. Selain India, Spanyol dan Malaysia juga mempunyai nilai kontribusi sebesar 10,73% serta 5,22% dari total volume ekspor CPO Indonesia.
Baca Juga: Tuntut Turunkan Harga Minyak Goreng, Besok Buruh dan Petani Demo
Sedangkan untuk 2021, melansir Siaran Pers Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) terkait Kinerja Industri Sawit 2021 dan Prospek 2022, disebutkan bahwa ekspor minyak sawit Indonesia yang mencakup CPO, olahan CPO, PKO, oleokimia, serta biodiesel mencapai 34,2 juta ton atau naik 0,6% dari ekspor 2020.
Volume ekspor minyak sawit pada periode 2016-2019 cenderung mengalami peningkatan. Namun pada 2020, volume ekspor minyak sawit mengalami penurunan. Peningkatan ekspor minyak sawit terbesar terjadi pada 2017. Pada tahun 2017, volume ekspor minyak kelapa sawit mencapai 29,07 juta ton atau meningkat 19,45% dibanding 2016. Meski volume ekspor cenderung meningkat, peningkatan tersebut tidak sejalan dengan nilai ekspor minyak sawit yang fluktuatif.
Melansir publikasi World Bank Commodities Price Data, pada 2017 terjadi peningkatan harga minyak sawit di dunia sebesar USD751/mt. Hal ini menyebabkan peningkatan nilai ekspor yang mencapai 27,32% dibanding 2016. Namun, peningkatan tersebut tidak berlangsung lama.
Pada 2018 dan 2019, harga minyak sawit di dunia mengalami penurunan. Pada 2018, harga minyak sawit menjadi USD639/mt. Sedangkan pada 2019, harga minyak sawit USD601/mt. Kemudian pada 2020, harga minyak sawit di dunia kembali naik yang mencapai USD752/mt. Kenaikan ini menyebabkan peningkatan nilai ekspor sebesar 16,94% dibanding 2019. Sementara untuk harga minyak sawit pada 2021, per Oktober mencapai USD1.368/mt, lebih tinggi dari harga pada September sebesar USD1.235/mt.
(Feby Novalius)