JAKARTA - Kebijakan pencabutan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng disambut baik oleh pengusaha ritel modern.
Alasannya, ritel modern tidak lagi kosong stok melainkan jadi banjir pasok.
"Kami menyambut baik, dan mendukung sekali program pemerintah yang mencabut HET. Karena waktu HET diberlakukan kita kurang pasok," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey dalam dialog di IDX Channel, Selasa (22/3/2022).
BACA JUGA:DPR Kritisi Pencabutan HET Minyak Goreng: Bak Makan Buah Simalakama
Dia memaparkan, saat pemerintah menetapkan HET dan kini aturan dicabut, terjadi perbandingan yang signifikan pada tingkat pelayanan dari pihak distributor.
Di mana saat HET diberlakukan Purchase Order (PO) tidak sesuai dengan delivery order.
Sebagai contoh, ritel A PO 30 karton minyak goreng, namun barang yang dikirimkan hanya 10 karton. Sementara, ketika HET dicabut, hal tersebut berbanding terbalik.