JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengungkapkan, Kementerian Perdagangan telah mencanangkan enam program prioritas yang perlu segera dilaksanakan pada 2022.
Program tersebut yaitu stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok, digitalisasi perdagangan, peningkatan ekspor nonkomoditas, penanganan perkembangan isu baru perdagangan, sukses Presidensi G2 Indonesia, serta dukungan reformasi organisasi dan sumber daya manusia.
“Program prioritas Kemendag sesuai dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022 yaitu Pemulihan Ekonomi dan Reformasi struktural,” ucap Mendag dalam keterangan resminya, Rabu (23/3/2022).
BACA JUGA:Kaget Lihat Minyak Goreng Banyak Banget, Mendag: Saya Juga Bingung
Dia menyebut, untuk mendukung pencapaian prioritas nasional dan sasaran strategis tersebut, Kemendag telah menetapkan beberapa target, diantaranya surplus neraca perdagangan sebesar USD31,4 - USD31,7 miliar, pertumbuhan ekspor riil barang dan jasa sebesar 5,1-5,5 persen, inflasi pangan terjaga 2,1-4,1 persen , pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sub sektor perdagangan besar dan eceran bukan mobil dan sepeda motor sebesar 5,3 persen,