JAKARTA - PT Pertamina menjamin ketersediaan stok Pertalite menyusul adanya laporan kelangkaan BBM jenis ini setelah harga Pertamax naik.
Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir karena Pertamina melakukan berbagai langkah untuk memastikan Pertalite dalam kondisi yang aman.
"Kami melakukan build up stock di SPBU-SPBU, lalu mengaktifkan terminal BBM hingga dini hari bahkan ada yang 24 jam untuk menjamin ketersediaan BBM," ujar Irto kepada MNC Portal Indonesia, Senin (4/4/2022).
BACA JUGA:Pertamina Buka Suara soal Kabar Pertalite Kosong di SPBU
Irto melanjutkan, pihaknya juga memastikan harga Pertalite masih dipatok Rp7.650 per liter dan tidak ada kenaikan sama sekali.
"Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami siapkan stock cukup di SPBU. Dan untuk harga jual juga sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah," katanya.
Menurut data Kementerian ESDM, per 30 Maret, stok Pertalite tercatat sebesar 1,157 kilo liter (KL), cukup untuk 15,7 hari. Kuota yang ditetapkan pemerintah untuk tahun ini mencapai 23,05 juta KL tahun ini.
BACA JUGA:Pertamina Buka-bukaan soal Pasokan BBM dan LPG Selama Ramadan, Aman?
Dirjen Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, hingga Februari, realisasinya sudah mencapai 4,258 juta KL atau 18,5% di atas kuota secara year to date.
"Diperkirakan penyaluran Pertalite mencapai 26,5 juta KL. Di akhir 2022, atau akan overquota 15%," tegasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)