Segala cara ditempuh Sarwo sampai dia harus pergi ke Jakarta pun dijalankan.
Tapi yang menjadi permasalahannya, info ketersediaan di Pasar Jakarta juga tidak jelas.
Dia khawatir sudah datang ke sana tapi tetap tidak membawa pulang minyak goreng curah.
BACA JUGA:Harga Minyak Goreng Curah Rp14.000 Tak Ada di Pasar
"Ada info minyak goreng curah datang tapi di Jakarta. Saya kesananya saja ongkosnya udah mahal. Tapi mau gimana lagi demi dapat. Tapi infonya saja kurang jelas," katanya.
Dia mengaku sudah segala cara ditempuh guna memenuhi kebutuhan pelanggannya.
Bahkan, semenjak minyak goreng curah tidak tersedia, pelanggan jadi putar balik dan tidak membeli barang lainnya.
"Saya sampai muter-muter gitu karena buat pelanggan saya di pasar. Pelanggan saya itu rata-rata pedagang gorengan, nasi goreng. Mereka sering nanya ke saya jual minyak goreng curah nggak? Kalau saya bilang nggak ada, mereka pasti langsung pergi. Padahal kalau misalnya mereka beli minyak goreng curah, pasti beli barang lainnya juga, nggak minyak doang. Kaya telur bisa ke beli hanya dengan pancingan minyak goreng," terangnya.
"Alhasil, uang jadi nggak bisa muter. Karena yang lain-lainnya juga mahal, uang jadi surut. Setiap kali ibu-ibu datang ke sini, pertanyaannya minyak lagi, minyak lagi," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)