Media Nusantara Citra (MNCN) Raup Laba Rp2,5 Triliun di 2021, Meroket 38%

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis
Kamis 14 April 2022 07:55 WIB
Laba MNCN (Foto: Okezone/MNCN)
Share :

Selain itu juga berfokus pada inovasi berkelanjutan seperti pencarian konten yang lebih baik, personalisasi dan berbagai peningkatan teknologi yang memanfaatkan AI pada platform digital yang dimilikinya.

Salah satu langkah strategis yang telah diambil oleh MNCN di kuartal 4 tahun lalu, adalah menarik kembali 4 hak tonton linier FTA dari platform layanan streaming atau OTT pihak ketiga, yang mencerminkan langkah besar untuk mendorong tingkat pertumbuhan platform yang dimilikinya sehingga kini hanya tersedia secara eksklusif di RCTI+ dan Vision+.

Pendapatan Konten

Pendapatan konten Perseroan untuk FY-2021 mengalami peningkatan sebesar 13% YoY menjadi Rp1.476 miliar dari Rp1.301 miliar pada FY-2020. Untuk Q4-2021, pendapatan konten meningkat signifikan dari Rp209,5 miliar menjadi Rp382,4 miliar, bertumbuh sebesar 83% YoY dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, pendapatan konten bersih dari pihak ketiga (ditampilkan sebagai pendapatan konten setelah eliminasi) mencapai Rp333,6 miliar pada FY-2021, yang merupakan pendapatan MNCN dari melisensikan kontennya ke berbagai platform distribusi pihak ketiga.

Beban Langsung

Beban langsung untuk FY-2021 tercatat sebesar Rp3.690 miliar, meningkat sebesar 31% YoY dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp2.821 miliar. Kenaikan beban langsung yang cukup signifikan tersebut disebabkan oleh peningkatan volume produksi akibat rendahnya jumlah jam konten yang diproduksi pada tahun sebelumnya akibat pembatasan sosial yang diterapkan oleh pemerintah.

Peningkatan juga berasal dari biaya produksi dan penyiaran EURO 2020 (ditayangkan pada tahun 2021). Selain itu, MNCN sengaja meningkatkan anggaran produksi untuk setiap kontennya dengan tujuan untuk memperkaya kualitas konten, yang pada akhirnya tercermin dalam kinerja yang luar biasa dalam pangsa pemirsanya pada tahun 2021.

Laba kotor

Laba kotor meningkat sebesar 15% YoY dari Rp4.906 miliar di FY-2020 menjadi Rp5.630 miliar, yang mewakili margin laba kotor sebesar 59% di FY-2021. Selanjutnya, pada Q4-2021, laba kotor dibukukan sebesar Rp1.586 miliar dengan tingkat pertumbuhan sebesar 26% YoY dari Rp1.255 miliar pada tahun yang sama, yang mewakili 62% margin laba kotor pada Q4-2021.

Beban Umum dan Administrasi

Beban umum dan administrasi MNCN pada FY-2021 mengalami sedikit peningkatan sebesar 3% YoY menjadi Rp1.858 miliar pada FY-2021 dari Rp1.807 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Peningkatan dalam biaya G&A tersebut merupakan bagian dari komitmen kami untuk memperbesar operasi lini digital kami, yang terdiri dari usaha baru Perseroan untuk memasuki lini bisnis game, dan penambahan 4 portal online yang baru. Sementara itu, pada Q4-2021, beban umum dan administrasi mengalami penurunan sebesar 4% menjadi Rp568,1 miliar dari Rp591 miliar di tahun sebelumnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya