Dengan adanya kebijakan pemerintah yaitu menghapuskan tes pcr maupun antigen bagi yang sudah booster ini dapat mempermudah proses pemeriksaan dan mendorong antusias mudik.
“Sekarang juga sangat mudah pedulilindungi sudah tidak perlu validasi dan sebagainya secara fisik di bandara sedangkan yang belum Booster juga cukup tes antigen ini sangat memudahkan semuanya,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan merilis jumlah masyarakat yang pulang kampung diperkirakan mencapai 85,5 juta. Angka ini meningkat 3 kali lipat dibanding jumlah pemudik tahun 2019.
“Antusiasme masyarakat ini wajar karena selama dua tahun pemerintah sangat membatasi pemudik karena pandemi covid-19,” tandasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)