JAKARTA - Pemerintah telah mengizinkan kegiatan mudik Lebaran tahun 2022 ini. Adapun Kemenhub memberikan imbauan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik lebih awal demi mencegah kepadatan.
Kemenhub memperkirakan bahwa puncak kepadatan pemudik akan jatuh pada tanggal 28-30 April 2022.
Pemerintah menyiapkan opsi untuk menggratiskan tarif tol saat mudik Lebaran 2022. Hal ini diberlakukan jika ada kemacetan atau antrean kendaraan hingga 1 kilometer (km) lebih di gerbang tol.
Berikut fakta-fakta menarik mudik lebaran 2022 yang telah dirangkum Okezone, Senin (25/4/2022).
1. Tarif Gratis di Tol
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjamin jika ada kemacetan lebih dari 1 kilometer (Km) di jalan tol saat mudik Lebaran 2022 maka tarif gratis.
"Gratis kalau lebih dari 1 kilometer, kita bebaskan," ujar Budi dalam acara Sustainability Vision Lauching.
2. Prediksi Lonjakan Naik 40%
Itu kebijakan ini dibuat karena memperkirakan lonjakan mudik tahun 2022 naik 40% dibanding 2019.
"Jadi ya jni cara kita kasih bebas agar gak complicated lah di darat," jelasnya.
3. Diatur Kakorlantas
Namun, Budi menegaskan kalau kebijakan kebebasan itu nanti akan diatur oleh Kakorlantas Polri yang berada di lokasi.
"Kewenangan tetap di Kakorlantas ya," tambahnya.
4. Tol Palimanan Sudah Bebaskan
Kemudian, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi juga menambahkan bahwa Tol Palimanan sudah dibebaskan dan hanya perlu bayar di Tol Cikampek Utama. Hal itu demi mengantisipasi kemacetan panjang.
"Itu nanti Polri yang atur jadi kalau Polri merasa sudah padat ya dibebaskan," jelasnya.
5. Mudik Lebih Awal
Adapun Kemenhub memberikan imbauan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik lebih awal demi mencegah kepadatan.
Kemenhub memperkirakan bahwa puncak kepadatan pemudik akan jatuh pada tanggal 28-30 April 2022.
Pemerintah menyiapkan opsi untuk menggratiskan tarif tol saat mudik Lebaran 2022. Hal ini diberlakukan jika ada kemacetan atau antrean kendaraan hingga 1 kilometer (km) lebih di gerbang tol.
6. Pemudik di Rest Area Cuma 30 Menit
Direktur Operasional Jasa Marga Fitri Wiyanti akan membatasi durasi pemudik yang mengunjungi rest area pada musim mudik lebaran 2022.
Wiyanti menjelaskan hal tersebut agar tidak terjadi kerumunan di rest area pada musim mudik lebaran 2022. Sebab menurut prediksi jumlah pemudik pada tahun 2022 akan jauh lebih besar jika dibandingkan dengan musik mudik yang terjadi pada tahun 2019.
"Waktu untuk lama berada di rest area disini sudah disepakati adalah 30 menit," ujarnya dalam konferensi persnya secara virtual.
7. Imbau Bagi Para Pemudik
Waktu yang sikat tersebut tentunya tidak bisa diprediksi dengan waktu yang diperlukan untuk menghidangkan makanan ketika pemudik hendak makan di rest area.
Oleh sebab itu pihaknya akan menghimbau kepada warung makan di rest area untuk selalu sedia makanan untuk para pemudik. Sehingga tidak memakan banyak waktu untuk sekedar menunggu hidangan.
"Sehingga kami menyiapkan seluruh pelayan makanan dan minuman untuk menyiapkan package atau makanan yang siap untuk dihidangkan kepada para pemudik," sambungnya.
8. Ada 3 Rekasaya Lalulintas
Menhub menyebutkan, ada tiga rekayasa lalulintas yang akan dilakukan di masa mudik Lebaran 2022 mulai manajemen rekayasa lalu lintas dari penerapan ganjil genap, sistem satu arah (One Way), peniadaan kendaraan tiga sumbu dan optional yang dilakukan secara bersamaan dalam pelaksanaannya.
“Jadi ini butuh effort yang sangat luar biasa, tapi kami mulai Sabtu ini bersama Kakorlantas sudah mulai melakukan rekayasa bersama Kakorlantas,” tambahnya.
(Taufik Fajar)