"Jika kondisi tersebut berhasil dikendalikan sampai dengan nanti setelah Ramadhan dan Idul Fitri maka akan memudahkan untuk mempercepat pemulihan kondisi usaha," ujarnya.
Namun, jika terjadi sebaliknya makanya akan semakin memperburuk kondisi usaha ditengah situasi kenaikan berbagai harga secara bersamaan yang memberatkan kehidupan masyarakat.
Untuk itu, Alphonzus mengimbau semua pihak untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat, disiplin dan konsisten. Termasuk percepatan vaksinasi booster.
"Semua langkah tersebut adalah untuk meminimalkan kemungkinan resiko melonjaknya kembali jumlah kasus positif Covid-19 setelah Ramadhan dan Idul Fitri yang jika terjadi maka akan mengakibatkan beban yang jauh lebih berat karena situasi perekonomian yang sedang dalam kondisi berat saat ini," punykasnya.
(Feby Novalius)