Tak Lagi Rugi, Kioson Komersial (KIOS) Raih Laba Rp2,5 Miliar pada 2021

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis
Selasa 10 Mei 2022 15:01 WIB
Kioson Komersial kantongi laba selama 2021 (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) meraup laba bersih sebesar Rp2,5 miliar sepanjang tahun 2021. Laba KIOS tumbuh cukup signifikan setelah pada tahun 2020, emiten mengalami rugi bersih sebanyak Rp41,9 miliar.

Dari sisi penjualan, KIOS mengamankan pendapatan sebesar Rp339 miliar. Penjualan produk digital dan iklan menopang pemasukan masing-masing sejumlah Rp305,25 miliar, dan Rp21,0 miliar.

Adapun segmen penjualan bahan makanan menyumbang pemasukan sebanyak Rp8,14 miliar, dan e-commerce Rp4,62 miliar. Demikian laporan keuangan perseroan di Keterbukaan Informasi, dikutip Selasa (10/5/2022).

Direktur Utama dan Keuangan PT Kioson Komersial Indonesia, Andrew, memaparkan kinerja sepanjang tahun lalu merupakan bagian dari upaya dan efisiensi yang dilakukan perseroan.

“Sehingga KIOS mampu mempertahankan eksistensinya hingga hari ini,” kata Andrew dalam siaran resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, dikutip Selasa (10/5/2022).

Andrew mengatakan perseroan tengah memacu pertumbuhan gudang yang tersebar di seluruh Indonesia di tengah perkembangan pasar e-commerce dan Fast Moving Consumer Goods (FMCG).

“Kami terus berkomitmen untuk menambah gudang di beberapa wilayah Indonesia, seperti di Batu Retno Wonogiri. Juwiring Klaten, dan Gemolong Seragen," tuturnya.

Sampai Maret 2022, KIOS telah memiliki 145 gudang dengan 92.789 mitra warung UMKM (Usaha Mikro Kelas Menengah). Selain itu, Perseroan juga telah bekerjasama dengan berbagai brand FMCG melalui layanan Retail Kita yakni Indofood, Mayora, Sinarmas, Focus, Javaprima, Kapal Api Group, dan Orang Tua Group.

"Ekspansi ini bertujuan agar perseroan dapat membantu dan mempermudah para pelaku bisnis serta UMKM dalam memenuhi kebutuhan pesanan dan informasi ketersediaan stok barang dengan harga yang kompetitif," ungkapnya.

Sepanjang tahun 2021, KIOS tercatat telah menambah 100 GudangPintar yang Sebagian besar ditujukan untuk menggarap pasar UMKM di Jawa Timur, seperti di Kabupaten Nganjuk, Mojokerto, Ngawi, dan Malang.

"Ini merupakan bagian dari solusi logistik perseroan terhadap para mitra ritel untuk memenuhi kebutuhan order para pelanggan secara online-to-offline," pungkas Andrew.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya