JAKARTA – Pemerintah belum mencairkan BLT subsidi gaji sebesar Rp8,8 triliun. Adapun cakupan penerima mencapai 8,8 juta orang.
BLT subsidi gaji cair Rp1 juta ternyata tak bisa didapatkan semua pekerja. Hal itu karena ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi dulu oleh pekerja.
Berikut fakta BLT Subsidi Gaji yang tak kunjung pencairannya dirangkum Okezone.
1. Proses Validasi
Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng mengatakan, letak masalahnya ada pada proses validasi data pekerja penerima manfaat BSU.
“Kami melihat ada masalah pada proses validasi data penerima BSU. Perlu di crosscheck. Kami berharap Kemnaker melakukan verifikasi data calon penerima BSU sehingga dapat menyajikan data yang valid serta meminimalisir gagal bayar,” ujar Robert dikutip Sabtu (23/4/2022).
2. Aktivasi rekening
Pekerja mendapatkan notifikasi apabila dana BSU telah tersalurkan ke rekening baru. Rekening baru adalah rekening yang dibuatkan di salah satu Bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN).
Jika tidak memiliki rekening di Bank tersebut. Pekerja diharapkan segera melakukan aktivasi rekening baru agar dapat mencairkan dana BSU.
Begitu juga jika belum memiliki rekening Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau Bank Syariah Indonesia (khusus wilayah Aceh), maka Anda akan dibuatkan rekening kolektif oleh Kemnaker yang bekerja sama dengan pihak bank dan perusahaan tempat Anda bekerja.
Baca Selengkapnya: 6 Fakta Terbaru BLT Subsidi Gaji, Tak Kunjung Cair Gegara Masalah Ini
(Taufik Fajar)