Wall Street Sepekan Cetak Keuntungan Besar

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 27 Juni 2022 07:37 WIB
Wall Street (Foto: Okezone/Reuters)
Share :

Menurut Cruz, hal ini mungkin sedikit reli bantuan. "Tapi saya pikir saya tidak akan mendorong siapa pun untuk mulai masuk dengan kedua tangan saat ini, karena kami telah melihat ini berulang kali di mana hal-hal ini dapat membalikkan diri dengan cukup cepat," imbuhnya

Sentimen konsumen AS jatuh ke rekor terendah pada bulan Juni, tetapi orang Amerika melihat sedikit peningkatan dalam prospek inflasi, sebuah survei menunjukkan pada Jumat. Data pada Kamis lalu menunjukkan aktivitas bisnis AS yang melambat pada bulan Juni.

Membantu meredakan kekhawatiran inflasi adalah penurunan tajam harga komoditas Minggu ini. Indeks Refinitiv/CoreCommodity (TRCCRB), yang mengukur harga energi, pertanian, logam dan komoditas lainnya, turun ke level terendah sekitar dua bulan pada hari Kamis setelah mencapai puncak multi-tahun pada awal Juni.

Pelaku pasar berjangka dana The Fed sekarang memperkirakan suku bunga acuan akan naik menjadi sekitar 3,5% pada bulan Maret, turun dari ekspektasi minggu lalu yang akan meningkat menjadi sekitar 4%.

"Ekspektasi penurunan suku bunga di masa depan adalah bagian dari persamaan yang membuat pasar ekuitas saat ini begitu kuat," kata Peter Tuz, presiden Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia.

Saham perbankan menguat, dengan indeks bank S&P 500 (.SPXBK) naik 3,7%, setelah latihan "stress test" tahunan The Fed menunjukkan bahwa pemberi pinjaman memiliki modal yang cukup untuk menghadapi penurunan ekonomi yang parah.

Selain itu, saham FedEx Corp (FDX.N) melonjak 7,2% setelah perusahaan pengiriman paket mengeluarkan perkiraan laba setahun penuh yang lebih kuat dari perkiraan.

Masalah yang berkembang melebihi jumlah yang menurun di NYSE dengan rasio 4,66 banding-1; di Nasdaq, rasio 2,15 banding 1 disukai para advancers.

S&P 500 membukukan 1 tertinggi baru 52-minggu dan 29 terendah baru; Nasdaq Composite mencatat 34 tertinggi baru dan 86 terendah baru.

Lebih dari 19 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, dibandingkan dengan rata-rata harian 12,9 miliar selama 20 sesi terakhir.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya