JAKARTA - Ada 12 gerai Holywings di Jakarta ditutup. Di mana beberapa penyebab kenapa Holywings Jakarta harus ditutup.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Benny Agus Chandra mengatakan, berdasarkan rekomendasi dan temuan dua Organisasi Perangkat Daerah (ODP) Pemprov DKI Jakarta, maka Dinas PM-PTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku.
Berikut fakta-fakta perjalanan bisnis Holywings yang dirangkum Okezone, Senin (4/7/2022):
1. Holywings Berdiri Sejak 2014
Dikutip dari situs resmi Holywings, ternyata tempat hiburan ini sudah berdiri sejak 2014. Di mana Holywings didirikan oleh sebuah perusahaan bernama PT Aneka Bintang Gading.
Adapun tersebut diketahui memiliki tiga produk, yakni Holywings Bar, Holywings Club dan Holywings Restaurant.
Untuk bentuk sisik Holywings akhirnya berdiri secara resmi pada 2015 silam.
Holywings kini telah memiliki cabang di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bekasi, Bandung, Serpong, Surabaya, Medan dan Makassar.
2. Awal Ide Bisnis Holywings
Co-Founder Holywings, Ivan Tanjaya mengaku kalau ide awal mendirikan Holywings itu dari hal yang dipelajari di Beijing, Tiongkok.
Hal yang dipelajari Ivan adalah menggabungkan minum sambil makan dan ditemani live music.