Harga Minyak Dunia Anjlok Imbas Kekhawatiran Resesi Global

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 06 Juli 2022 07:15 WIB
Minyak dunia. (Foto: Reuters)
Share :

Jika resesi benar-benar melanda, dan mengurangi permintaan energi secara signifikan, lebih banyak ayunan liar ke sisi bawah bisa terjadi, kata Presiden Konsultan Lipow Oil Associates, Andy Lipow.

"Pasar komoditas bisa sangat tak kenal ampun ketika Anda mengalami resesi dan pasokan melebihi permintaan," ucap Lipow.

Kini, permintaan safe-haven untuk obligasi pemerintah AS mendorong dolar sekitar 1,3% menjadi 106,5350.

Sehingga pada gilirannya membebani minyak dalam denominasi greenback karena menjadi lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Tercatat bahwa euro jatuh ke level terendah dua dekade karena data menunjukkan pertumbuhan bisnis di seluruh zona euro melambat lebih lanjut bulan lalu, dengan indikator berwawasan ke depan menunjukkan kawasan itu bisa tergelincir ke penurunan kuartal ini karena krisis biaya hidup membuat konsumen waspada.

Di Korea Selatan, inflasi mencapai level tertinggi hampir 24 tahun pada Juni, menambah kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak.

Sementara kekhawatiran pasokan masih ada, awalnya mengangkat WTI dan Brent di awal sesi, karena gangguan produksi yang diperkirakan di Norwegia, di mana pekerja lepas pantai memulai pemogokan.

Pada akhir sesi, pemerintah Norwegia turun tangan untuk menghentikan pemogokan yang telah memangkas produksi minyak dan gas, kata seorang pemimpin serikat pekerja kepada Reuters.

Arab Saudi, pengekspor minyak utama dunia, menaikkan harga minyak mentah Agustus untuk pembeli Asia mendekati level rekor di tengah ketatnya pasokan dan permintaan yang kuat.

Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan proposal yang dilaporkan dari Jepang untuk membatasi harga minyak Rusia sekitar setengah dari level saat ini akan berarti lebih sedikit minyak di pasar dan dapat mendorong harga di atas USD300-USD400 per barel.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya