Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Minyak Tembus USD100 Lagi, Bagaimana BBM di Indonesia?

Anggie Ariesta , Jurnalis-Sabtu, 25 Juli 2026 |15:01 WIB
Harga Minyak Tembus USD100 Lagi, Bagaimana BBM di Indonesia?
Harga Minyak Tembus USD100 Lagi, Bagaimana BBM di Indonesia? (Foto: Pertamina Patra Niaga)
A
A
A

JAKARTA - Harga minyak naik lagi dan tembus USD100 per barel. Pemerintah pun sudah menyiapkan skenario Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna mengantisipasi dampak lonjakan harga minyak mentah dunia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah tetap berkomitmen mempertahankan alokasi subsidi energi dan tidak menaikkan harga BBM bersubsidi. Saat ini harga BBM subsidi seperti Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan biosolar subsidi Rp6.800 per liter.

Meski demikian, kalkulasi terhadap berbagai skenario kenaikan harga minyak tetap dijalankan sebagai langkah mitigasi risiko.

Purbaya menyampaikan bahwa penyusunan simulasi tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kabinet, agar pemerintah memiliki kesiapan matang menghadapi dinamika harga minyak dunia.

"Kalau yang subsidi (energi) akan kita jaga terus. Cuma kemarin waktu di rapat kabinet, Presiden meminta kami melakukan simulasi untuk harga minyak dengan skenario yang berbeda, kan satu saja atau lebih jadi bagaimana kita anggarannya? Jadi kita kan sedang hitung tadi," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement