Cara BI Atasi Risiko Pertumbuhan Aset Kripto di Era Digitalisasi

Michelle Natalia, Jurnalis
Selasa 12 Juli 2022 12:42 WIB
Risiko Pertumbuhan Aset Kripto (Foto: Okezone)
Share :

Eksplorasi penerbitan CBDC dilakukan berdasarkan enam tujuan yaitu pertama, menyediakan alat pembayaran digital yang risk-free menggunakan central bank money, kedua memitigasi risiko non-sovereign digital currency, ketiga, memperluas efisiensi dan ketahapan sistem pembayaran, termasuk cross border.

"Yang keempat adalah memperluas dan mempercepat inklusi keuangan, kelima menyediakan instrumen kebijakan moneter baru, dan keenam memfasilitasi distribusi fiscal subsidy," ucapnya.

Penerbitan CBDC juga membutuhkan tiga pre-requisite yang perlu dipastikan untuk dimiliki suatu negara, yang pertama adalah desain CBDC yang tidak mengganggu stabilitas moneter dan sistem keuangan, kedua, desain CBDC yang 3i (Integrated, interconnected, and Interoperable) dengan infrastruktur FMI-Sistem Pembayaran, dan yang ketiga, pentingnya teknologi yang digunakan pada tahap eksperimen untuk memahami bagaimana CBDC dapat diimplementasikan (DLT-Blockchain dan non-DLT).

Masyarakat dapat mengikuti sesi diskusi dan hadir dalam FEKDI yang terselenggara dari tanggal 11 s.d. 17 Juli 2022, secara virtual dengan mengunjungi laman https://fekdi.co.id/.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya