BI Kembangkan Rupiah Digital, Apa Sih Tujuannya?

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Selasa 12 Juli 2022 12:50 WIB
Bank Indonesia (Foto: Okezone.com)
Share :

BALI - Bank Indonesia tengah mengembangkan desain dan penerbitan Central Bank Digital Currency (CBDC). BI juga akan mengeluarkan white paper pengembangan Digital Rupiah di akhir 2022.

CBDC adalah mata uang digital yang diterbitkan oleh bank sentral. Kini mayoritas bank sentral dunia telah mulai melakukan tahapan riset dan percobaan sesuai dengan karakteristik negaranya masing-masing.

Lantas apa sih tujuan dikembangkan rupiah digital?

Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono menjelaskan, eksplorasi penerbitan CBDC dilakukan berdasarkan enam tujuan. Pertama, menyediakan alat pembayaran digital yang risk-free menggunakan central bank money.

"Kedua memitigasi risiko non-sovereign digital currency serta memperluas efisiensi dan ketahapan sistem pembayaran, termasuk cross border," kata Doni dalam Side Event G20 Advancing Digital Economy and Finance di Nusa Dua, Bali, Selasa (12/7/2022).

Kemudian, CDBC juga bertujuan memperluas dan mempercepat inklusi keuangan, menyediakan instrumen kebijakan moneter baru dan memfasilitasi distribusi fiscal subsidy.

"Berbagai bank sentral berhati-hati dan terus mempelajari kemungkinan dampak dari CBDC tersebut, termasuk Indonesia," ucap Doni.

Adapun penerbitan CBDC juga membutuhkan tiga pre-requisite yang perlu dipastikan untuk dimiliki suatu negara.

Antara lain, desain CBDC yang tidak mengganggu stabilitas moneter dan sistem keuangan, desain CBDC yang 3i (Integrated, interconnected, and Interoperable) dengan infrastruktur FMI-Sistem Pembayaran, serta Pentingnya teknologi yang digunakan pada tahap eksperimen untuk memahami bagaimana CBDC dapat diimplementasikan (DLT-Blockchain dan non-DLT).

Demikian disampaikan Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono dalam seminar “Digital Currency" yang merupakan rangkaian FEKDI hari kedua sebagai side event rangkaian G20 Finance Track: Finance and Central Bank Deputies (FCBD) dan 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Nusa Dua, Bali (12/7).

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya