"Ini wujud keberhasilan kita atas implementasi UU Cipta Kerja," katanya.
Berdasarkan lokasi proyek, realisasi investasi triwulan II 2022 tersebar di Jawa Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Tengah, Jawa Timur dan Riau.
Adapun sebaran sektornya yakni industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya; pertambangan; perumahan, kawasan industri dan perkantoran; transportasi, gudang dan telekomunikasi; serta industri makanan.
Secara kumulatif, realisasi investasi pada Semester I 2022 mencapai Rp584,6 triliun, atau mencapai 48,7% dari target yang ditetapkan Presiden Jokowi sebesar Rp1.200 triliun.
Sepanjang Januari-Juni 2022, realisasi PMA mencapai Rp310,4 triliun (53,1 persen) dan realisasi PMDN mencapai Rp274,2 triliun (46,9 persen). Proyek investasi tersebar paling banyak di Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tengah dan Riau.
Realisasi investasi Semester I 2022 tersebar di sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya; pertambangan, transportasi, gudang dan telekomunikasi; perumahan, kawasan industri dan perkantoran; serta industri makanan.
Singapura, China, Hong Kong, Jepang dan Amerika Serikat tercatat sebagai lima negara teratas yang paling banyak menanamkan modal di Indonesia sepanjang Semester I 2022.
(Taufik Fajar)