"Hal ini dikarenakan adanya gangguan pasokan dari global, yang berdampak terhadap harga pangan serta faktor cuaca dan musiman di dalam negeri," kata Ibrahim.
Dia menambahkan, inflasi inti yang mencerminkan kekuatan dari permintaan dan penawaran masih sangat rendah. Pada bulan Juli, inflasi inti berada di angka 2,86%, lebih rendah dari yang diperkirakan Bank Indonesia yaitu 2,99%.
Lebih lanjut Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Rabu (3/8) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.870-Rp15.000.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)