JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi menurun pada sepanjang perdagangan karena dibayangi beberapa sentimen negatif.
IHSG diprediksi bergerak di rentang 6.930 - 7.018.
Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, pergerakan IHSG bakal dipengaruhi oleh Wall Street yang dihujani aksi profit taking hingga penurunan harga komoditas.
BACA JUGA:IHSG Berpotensi Naik, Berikut 10 Rekomendasi Saham Hari Ini
"Akibat aksi 'gertak sambel' yang dilakukan China terkait kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan, Indeks di Wall Street dihujani aksi profit taking mengakibatkan Indeks DJIA turun, menjadi sentimen negatif bagi perdagangan di Bursa Indonesia Rabu ini," ungkap Edwin dalam risetnya, Rabu (3/8/2022).
Disisi lain, investor perlu mewaspadai jika dikombinasikan dengan penurunan terjadinya harga komoditas seperti: Oil 0.23%, Gold -0.73%, CPO -5.21% dan Nikel turun cukup signifikan sebesar -8.22% di tengah turunnya EIDO sebesar -0.39% (padahal kemarin IHSG menguat sebesar 0.28%).