JAKARTA - Pers sebagai pilar keempat dalam demokrasi, telah berperan besar dalam pembangunan negara, dan sejarah mencatat peran pers yang sangat besar ini. Dengan demikian pers mempunyai tanggung jawab besar untuk membangun optimisme masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada penyelenggaraan acara 10 tahun Forum Pemred (Pemimpin Redaksi), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pers agar terus menjaga hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar, menghadirkan pemberitaan yang berdasarkan karya jurnalistik berkualitas, serta memerangi hoaks dan fitnah yang dapat memecah belah bangsa. Jokowi juga berpesan agar pers dapat terus menjaga komitmennya dalam menjaga independensi dan kebebasan pers.
Melalui kegiatan yang mengusung tema “Memajukan Pers, Menyatukan Bangsa”, Forum Pemred mengundang sejumlah tokoh nasional yang selama ini telah menjadi newsmaker yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.
Para tokoh nasional tersebut diminta untuk memberikan pemaparan dan mengungkapkan visi membangun Indonesia dan gagasannya dalam menanggapi berbagai isu strategis yang berkembang saat ini.
“Pertumbuhan ekonomi kita extraordinary dan mampu mencapai 5,44%, lebih baik dari banyak negara lainnya. Hal tersebut dapat kita capai, karena kita menangani Covid-19 dengan jalur yang berbeda dari negara lain,” ungkap Airlangga saat menyampaikan gagasannya.