Diketahui rupiah yang sebelumnya melemah langsung berbalik menguat dan masih berlanjut pada perdagangan Rabu (24/8/2022). Melansir data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan dengan stagnan, tetapi tidak lama langsung menguat tipis 0,03% ke Rp14.830/USD.
Selain kejutan dari BI, muncul tanda-tanda ekonomi Amerika Serikat bakal "gelap" membuat rupiah berpeluang mencatat penguatan 2 hari beruntun.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)