JAKARTA - Harga BBM subsidi, Pertalite dan Solar dipastikan akan mengalami kenaikan. Apalagi BLT BBM sebagai bantalan sosial dalam rencana kenaikan harga BBM sudah dicairkan.
Menurut hitungan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, harga Pertalite saat ini dijual sebesar Rp7.650 per liter, padahal seharusnya dijual Rp17.200 per liter (harga keekonomian pada Juli 2022).
Baca Juga: Ini Daftar Mobil dan Motor yang Boleh Beli Pertalite
Dengan begitu, dari penjualan Pertalite saja ada selisih sebesar Rp9.550 per liter.
Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menghitung bahwa harga Pertalite bisa lebih tinggi. Harga keekonomian Pertalite seharusnya dijual di kisaran Rp14.450 per liter. Sementara, untuk harga keekonomian solar senilai Rp13.950 per liter.
Baca Juga: DPR: Kenaikan Harga BBM Maksimal 30% atau Rp10.000/Liter
Namun berapa kenaikan harga BBM nantinya belum diketahui. Yang jelas, harga BBM hari ini masih belum alami perubahan, Rabu (31/8/2022).
- Pertamax Turbo naik menjadi Rp17.900/liter dari sebelumnya Rp16.200/liter.
- Dexlite naik menjadi Rp17.800/liter dari sebelumnya Rp 15.000/liter.
- Pertamina Dex menjadi Rp18.900/liter dari sebelumnya Rp16.500/liter.
- Pertamax tetap di Rp12.500 per liter.
- Pertalite tetap di Rp7.650 per liter.
- Solar tetap di Rp5.150 per liter
Sebagai informasi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberi sinyal kemungkinan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) segera naik.
"Ya tunggu saja besok," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif saat ditanya apakah ada kemungkinan pengumuman kenaikan harga BBM dilakukan pada 31 Agustus 2022 di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (30/8/2022).