JAKARTA - Fox Logger berencana menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Fox Logger adalah pemain terbesar GPS Tracker di Indonesia.
Untuk memuluskan aksi korporasi tersebu, perseroan tengah menggodok dan bakal melepas sekitar 20% saham dengan membidik dana segar hingga Rp100 miliar.
CEO Fox Logger Alamsyah Cheung mengatakan, selain untuk investasi di teknologi dan dana operasional untuk belanja barang tambahan demi memperbesar volume penjualan, dana itu rencananya juga akan digunakan untuk penguatan perusahaan dari segala sisi, termasuk merekrut eksekutif andal yang akan membuat manajemen Fox Logger makin tangguh.
”Kami hanya berencana melepas sekitar 20% saja, tapi bisa jadi lebih karena kami masih menggodok berapa banyak kebutuhan dana yang diperlukan untuk bisa mengeksekusi rencana kerja ke depan,” ungkapnya.
Sebagai startup teknologi, kata Alamsyah, tantangan awal sudah dilewati. Perlahan tapi pasti, Fox Logger terus tumbuh dengan satu strategi mengandalkan keuntungan yang diperoleh dari operasionalnya. Reinvestasi pun dilakukan dari waktu ke waktu, terutama untuk inovasi produk, teknologi, maupun layanan agar Fox Logger bisa menjadi yang terdepan di tengah kompetisi.
“Selama 8 tahun terakhir ini kami telah tumbuh mengesankan. Bahkan di tengah pandemi, penjualan kami terus tumbuh. Dari sanalah kami melakukan reinvestasi,” katanya.