Bahan Pokok Melonjak, Emiten BUAH Tak Naikkan Harga Produk

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis
Jum'at 16 September 2022 11:54 WIB
Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Seiring kenaikan harga bahan pokok, importir buah dan sayuran, PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) menyatakan tidak menaikkan harga produk.

Direktur Utama Segar Kumala Indonesia, Renny Lauren mengatakan perseroan masih mempertimbangkan daya beli masyarakat. Apabila harga jual produk naik, ditakutkan akan berimbas terhadap tingkat pembelian.

“Adanya kenaikan beban pokok belum kami imbangi dengan kenaikan harga produk saat ini karena kami mengkhawatirkan daya beli masyarakat," kata Renny, dalam peresmian cabang baru di Kendari, dikutip Jumat (16/9/2022).

 BACA JUGA:BEI Cabut Suspensi Saham CARS

Kendati demikian, Renny mengaku optimis BUAH mampu meraih pertumbuhan omset sebesar 25% year on year (yoy), sejalan dengan melonjaknya harga bahan pokok sebanyak 34% yoy, sekaligus beban emisi operasional hingga 40% dari tahun lalu.

"Sehingga laba bersih per kuartal II/2022 kami proyeksi akan menyusut hingga 53% jika dibanding periode yang sama tahun lalu," terangnya.

BUAH baru saja melakukan ekspansi dengan membuka kantor cabang dan cold storage baru di Kendari, Sulawesi Tenggara. Ini menambah kapasitas penyimpanan produk perseroan sekitar 380-390 ton. Alhasil, total kapasitas cold storage BUAH akan menjadi sekitar 2.320 ton saat ini.

"Kami masih optimis periode akhir tahun masih akan dapat mengejar target yang sudah kami tetapkan," tandasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya