JAKARTA- Ternyata ini sosok di balik Indomie, mie Instan buatan lokal yang dinikmati sampai pelosok dunia adalah Nunuk Nuraini. Sebagai informasi, Nunuk Nuraini meninggal di usia 59 tahun. Tepatnya beliau meninggal pada tanggal 27 Januari 2021.
Semasa hidupnya, Insinyur lulusan Universitas Padjajaran telah berhasil menciptakan 62 rasa indomie, mulai dari original ayam bawang hingga indomie premium Real Meat yang mulai diburu masyarakat Indonesia.
Ternyata ini sosok di balik Indomie, mie Instan buatan lokal yang dinikmati sampai pelosok dunia bernama Nunuk bekerjasebagai Flavour Development Manager Indofood selama kurang lebih 26 tahun. Wanita berwajah ramah dan keibuan ini juga selalu memprioritaskan bahan alami dalam setiap racikannya.
Nunuk Nuraini sendiri bekerja di Divisi Mi Instan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Beliau bekerja sebagai Flavor Development Manager Indofood. Bukan hanya Indomie saja, racikannya juga menghasil produk mie instan lain. Sebut saja Sarimi dan Supermi. Tidak heran, jasa beliau sangat besar bagi masyarakat Indonesia. Nunuk Nuraini sendiri adalah lulusan Teknik Pangan Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung. Beliau mulai kuliah di UNPAD di tahun 1980. Berawal dari ilmu yang beliau dapat di bangku kuliah, Indomie goreng tercipta.
Dia juga menciptakan beberapa varian bumbu Indomie. Salah satunya adalah varian barbecue chicken yang pernah dinobatkan sebagai mie instan terenak di dunia. Pada November 2019, seorang kolumnis dari LA Times menobatkan Indomie Barbecue Chicken sebagai mie instan terenak di dunia. Kolumnis LA Times, Lucas Peterson, menempatkan Indomie Barbecue Chicken di posisi pertama. Beliau hampir tidak pernah muncul di media baik media online atau televisi. Beliau lebih sering meminta media menghubungi bagian humas Indomie saja untuk wawancara.
Hal ini tentu menjadi sebuah informasi menarik mengingat bumbu Indomie seringkali diidentikan dengan bumbu penyedap rasa monosodium glutamat (MSG), atau istilah jaman sekarang micin.
(RIN)
(Rani Hardjanti)