JAKARTA - Bank Indonesia (BI) beberapa waktu lalu menaikan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps), sehingga suku bunga acuan saat ini berada diangka 4,25%.
Ketua Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) I, Jongkie Sugiharto mengatakan kenaikan suku bunga acuan itu bakal berpengaruh terhadap penjualan industri otomotif.
Hal itu karena mayoritas penjualan kendaraan di Indonesia melalui sarana kredit.
"(Bukan PPNBM DTP dihapus) yang kita khawatir jujur sebenarnya adalah meningkatnya suku bunga perbankan yang sudah menjadi 4,25% saat ini, itu yang kita khawatir," ujar Jongkie dalam Market Review IDX Channel, Senin (10/10/2022).
BACA JUGA:Erick Thohir Dorong Bank Indonesia Pangkas Bunga KUR hingga 0%
Jongkie khawatir dengan meningkatnya beban cicilan itu akan menurunkan minat masyarakat untuk memiliki kendaraan.
Padahal menurutnya industri tersebut terbukti memberikan multiplier effect yang cukup luas.